Akses SOP ringkas, checklist, quick guide, dan referensi internal dari browser dengan navigasi sederhana.
Pemantauan bantuan napas mekanik dan proses penyapihan (weaning). Fokus utama adalah memastikan kecukupan oksigenasi, sinkronisasi pasien dengan mesin, serta keamanan proses transisi menuju napas spontan.
Tata cara pemberian elektrolit pekat (seperti KCl 7,45%, MgSO4, atau NaCl 3%) pada pasien dengan kondisi hipokalemia, hipomagnesemia, atau hiponatremia. Tujuannya adalah untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit secara bertahap dan mencegah komplikasi fatal akibat pemberian yang terlalu cepat atau dosis yang tidak tepat.
Bagian ini merupakan inti dari deteksi dini (Early Warning) di ICU. Konten ini memberikan standar angka parameter vital yang harus dicapai pasien untuk memastikan perfusi organ tetap adekuat. Fokus utamanya adalah membantu perawat membedakan antara fluktuasi normal dan tanda-tanda awal kegagalan sirkulasi atau respirasi.
Pemberian Insulin Intravena secara kontinu untuk mengontrol kadar glukosa darah pada pasien kritis (Ketoasidosis Diabetikum, Krisis Hiperglikemia, atau Hiperglikemia Stress). Fokus utama adalah mencapai target glukosa darah secara bertahap tanpa menyebabkan hipoglikemia yang membahayakan otak.
CVC adalah pemasangan kateter di pembuluh vena besar (seperti vena jugularis, subklavia, atau femoralis) dengan ujung kateter berada di vena cava superior. Konten ini memberikan panduan praktis mengenai fungsi setiap lumen, perawatan akses agar tetap paten, serta pencegahan komplikasi infeksi aliran darah.
Daftar obat-obatan dengan kewaspadaan tinggi (High-Alert Medications) di ICU yang memiliki risiko besar menyebabkan bahaya serius jika terjadi kesalahan (misalnya salah dosis, salah rute, atau salah kecepatan). Protokol ini bertujuan meningkatkan keselamatan pasien melalui standarisasi penyimpanan, pelabelan, dan prosedur pemberian obat.
AGD memberikan gambaran objektif mengenai status oksigenasi, ventilasi (pembuangan CO2), dan keseimbangan asam-basa pasien. Penggunaan hasil ini untuk menyesuaikan pengaturan ventilator, pemberian terapi bikarbonat, atau intervensi respirasi lainnya.