Kembali
Manajemen Obat High-Alert & Titrasi

Daftar Obat High Alert ICU (Template)

Daftar obat-obatan dengan kewaspadaan tinggi (High-Alert Medications) di ICU yang memiliki risiko besar menyebabkan bahaya serius jika terjadi kesalahan (misalnya salah dosis, salah rute, atau salah kecepatan). Protokol ini bertujuan meningkatkan keselamatan pasien melalui standarisasi penyimpanan, pelabelan, dan prosedur pemberian obat.

Catatan Penting
LASA (Look Alike Sound Alike): Waspadai obat dengan kemasan atau nama yang mirip (misal: Epinefrin vs Norepinefrin). Gunakan teknik Tall Man Lettering (contoh: EPInifrin vs NOREpinifrin). Kecepatan Pompa: Selalu konfirmasi ulang satuan dosis (misal: mcg/kgBB/menit vs mcg/kgBB/jam) sebelum menekan tombol START. Ekstravasasi: Obat vasoaktif (seperti Norepinephrine) bersifat korosif pada jaringan; jika terjadi bengkak di area infus, segera hentikan dan pindahkan jalur. Edukasi Pasien/Keluarga: Informasikan tujuan pemberian obat dan efek samping yang mungkin timbul selama pemantauan di ICU.
KategoriContoh ObatTujuan UtamaKewaspadaan Khusus
Vasoaktif & InotropikNorepinephrine, Epinephrine, Dopamine, DobutamineMeningkatkan TD & Kontraktilitas JantungWajib vena sentral (risiko nekrosis jaringan jika ekstravasasi). Pantau MAP kontinu.
Vasodilator (IV)Nitroglycerin (NTG), NitroprussideMenurunkan tekanan darah (Preload/Afterload)Pantau risiko hipotensi mendadak dan sakit kepala hebat.
SedatifMidazolam, Propofol, DexmedetomidineSedasi pasien ventilator / prosedurPantau skor RASS, depresi pernapasan, dan hemodinamik.
Anti-AritmiaAmiodarone, LidocaineMengatasi gangguan irama jantungWajib monitoring EKG kontinu. Amiodarone sebaiknya via jalur khusus (inkompatibilitas tinggi).
Elektrolit PekatKCl 7.46%, MgSO4 40%, NaCl 3%Koreksi gangguan elektrolitDilarang Bolus. Harus diencerkan sesuai protap.
Insulin KontinuInsulin Regular (Actrapid)Kontrol gula darahCek GDS setiap jam saat awal titrasi. Waspada hipoglikemia.

Instruksi Pemberian (Standard Operating Procedure)

  1. Penyimpanan: Pastikan obat tersimpan dengan label "High-Alert" yang jelas dan dipisahkan dari obat rutin.

  2. Double Check (Pengecekan Ganda): Wajib dilakukan oleh dua orang perawat (independen) saat menyiapkan obat, menghitung dosis, dan mengatur kecepatan pada pompa.

  3. Labeling Spuit: Setiap spuit pada Syringe Pump harus diberi label berisi: Nama Obat, Konsentrasi (misal: 10 mcg/ml), Nama Pasien, dan Tanggal/Jam pembuatan.

  4. Prinsip 7 Benar: Benar Pasien, Obat, Dosis, Rute, Waktu, Dokumentasi, dan Informasi.

#checklist #obat #dosis

Update terakhir: 25 Apr 2026 12:41 | Publish: 18 Feb 2026 19:29 | Revisi: v1 | Dilihat: 71x

Panduan terkait