Parameter Pemantauan Hemodinamik
Akses Vena Sentral & Monitoring Invasif
CVC adalah pemasangan kateter di pembuluh vena besar (seperti vena jugularis, subklavia, atau femoralis) dengan ujung kateter berada di vena cava superior. Konten ini memberikan panduan praktis mengenai fungsi setiap lumen, perawatan akses agar tetap paten, serta pencegahan komplikasi infeksi aliran darah.
Catatan Penting
1. Pencegahan CLABSI: Infeksi aliran darah akibat CVC adalah komplikasi serius. Selalu gunakan teknik steril saat mengganti balutan dan ganti set infus secara berkala sesuai protokol rumah sakit.
2. Waspada Emboli Udara: Selalu pastikan semua konektor terkunci rapat (Luer-lock) dan udara dikeluarkan dari seluruh selang sebelum disambungkan ke pasien.
3. Inkompatibilitas Obat: Cek tabel kompatibilitas jika memberikan dua jenis obat melalui satu jalur lumen untuk mencegah kristalisasi/endapan di dalam kateter.
Perawatan Jalur (Maintenance)
Flushing: Lakukan pembilasan secara berkala (metode push-pause) dengan NaCl 0,9% sebelum dan sesudah pemberian obat untuk mencegah pengendapan.
Aseptik: Gunakan alkohol swab 70% atau klorheksidin pada setiap hub sebelum melakukan koneksi (teknik scrub the hub selama 15 detik).
| Jalur (Lumen) | Lokasi Lubang | Penggunaan Utama |
| Distal (Paling Ujung) | Ujung kateter (paling masuk) | Pemantauan CVP, Cairan Volume Tinggi, Bolus Obat, atau Darah. |
| Middle (Tengah) | Tengah kateter | Nutrisi Parenteral (TPN). Jika tidak ada TPN, bisa untuk obat rutin. |
| Proksimal (Paling Dekat) | Paling jauh dari jantung | Obat Vasoaktif/Inotropik (Norepinefrin, Dopamine) atau pengambilan sampel darah. |
Update terakhir: 25 Apr 2026 12:42 |
Publish: 16 Apr 2026 22:19 |
Revisi: v1 |
Dilihat: 9x